Senin, 8 November 2010 05:57 WIB Solo Share :

Garuda hentikan penerbangan ke Jogja hingga 9 November

Solo– Garuda, maskapai penerbangan terbesar di Indonesia akhirnya memutuskan menghentikan penerbangan dari dan Yogyakarta hingga 9 November.

Dalam siaran pers yang diterima Solopos.com, Senin (8/11), Corporate Communication Garuda Pujobroto menyebutkan keputusan itu diambil sehubungan penutupan Bandara Adi Sucipto,akibat gangguan abu vullkanik Merapi.

Dijelaskan, Garuda selama ini melayani penerbangan dari Jakarta ke Jogja sebanyak delapan kali, dan dari Denpasar sebanyak 2 kali setiap hari.

“Berkaitan dengan tidak dioperasikannya penerbangan ke Jogja tersebut, kepada para calon penumpang yang menunda penerbangannya dapat melakukan pembukuan kembali penerbangannya, dan bagi mereka yang akan me-refund tiket penerbangannya, maka tidak akan dikenakan biaya-biaya tambahan – seperti dalam situasi normal,” jelas dia.

Sehubungan dengan kondisi trafik antara Jogja dan Solo yang juga masih tidak menentu, maka kegiatan penerbangan dari Jogja tidak dapat dialihkan melalui Solo, seperti yang dapat dilakukan pada waktu-waktu sebelumnya.

Sementara itu, sejauh tidak ada “Notam” (notice to airman) – pemberitahuan kepada maskapai penerbangan menyangkut kegiatan operasional penerbangan – yang menyatakan bandara Soekarno-Hatta terkena dampak abu vulkanik Merapi atau dinyatakan tertutup – maka Garuda akan tetap melaksanakan kegiatan penerbangannya baik ke kota-kota di dalam maupun luar negeri.mul/*

lowongan pekerjaan
HRD PT. Bengawan Inti Kharisma (Management SOLO GRAND MALL Lt. 4A), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Koes Plus dalam Peta Musik Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (08/01/2018). Esai ini karya Lardianto Budhi, guru Seni dan Budaya di SMAN 1 Slogohimo, Wonogiri. Alamat e-mail penulis adalah s.p.pandamdriyo@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada Jumat, 5 Januari 2018, Yon Koeswoyo tutup usia. Beberapa tahun sebelumnya…