Senin, 8 November 2010 16:02 WIB Klaten Share :

Dua jenazah berhasil dievakuasi

Klaten (Espos)--Dua jenazah korban letusan Gunung Merapi kembali ditemukan tim evakuator di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten, Senin (8/11).

Kedua jenazah itu merupakan warga setempat yang bernama Ratno Wiyono alias Walidi, 80, dan Sukarni, 40.

Informasi yang dihimpun Espos di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr Soeradji Tirtonegoro menyebutkan, kedua jenazah itu tiba di waktu yang berbeda.
Jenazah Sukarni tiba di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro sekitar pukul 11.00 WIB, sementara jenazah Ratno Wiyono tiba pukul 11.30 WIB.

Saat ditemukan tim evakuator yang terdiri atas personel TNI dan Search and Rescue (SAR) Klaten, kondisi kedua jasad itu sudah hangus akibat terbakar wedhus gembel pada Jumat (5/11) dini hari lalu.

Jasad Sukarni ditemukan dalam kondisi telungkup di tengah jalan di Dukuh Srunen. Sementara jasad Ratno Wiyono ditemukan di balaidesa setempat.
“Sebelumnya kami sudah menemukan jasad Ratno Wiyono, namun kami baru berani mengambilnya hari ini,” tukas salah seorang anggota SAR Klaten, Indriarto saat ditemui di RSUP dr Soeradji Tirtonegoro.

Hingga Senin sore, kedua jasad korban letusan Gunung Merapi itu masih tersimpan di kamar jenazah. Saat ini pihak keluarga tengah dihubungi agar bisa mengurus pemakaman kedua jenazah itu.

“Kondisi kedua jenazah itu sudah mulai membusuk sehingga menggeluarkan aroma yang tidak sedap,” tukas Humas RSUP dr Soeradji Tirtonegoro, Petrus Trijoko saat ditemui wartawan di ruang kerjanya.

mkd

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…