Senin, 8 November 2010 18:02 WIB News Share :

2.000 Orang akan demo tolak Obama

Jakarta–Sekitar 2.000 orang dari sejumlah elemen masyarakat akan turun ke jalan menolak kedatangan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama.

Kepolisian mengerahkan 7.883 personel guna mengamankan Obama.

“Beberapa sudah memberitahu kita dan tentu kita akan melakukan pengamanan dan pelayanan kepada pelaku unjuk rasa. Lebih kurang ada 2.000-an masyarakat yang akan melakukan unjuk rasa. Ada beberapa elemen masyarakat antara lain HTI dan Bendera,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman.

Hal ini disampaikan Sutarman usai rapat dengan Panglima Kodam Jaya Mayjen TNI Marciano Norman di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/11).

Dikatakan dia, Kepolisian akan melakukan pengamanan terkait unjuk rasa yang mengganggu rute maupun tempat-tempat yang dikunjungi oleh Presiden Obama.

Menurut dia, pendemo dapat menggelar aksinya di luar radius 100 meter dari lokasi yang dikunjungi Obama.

“Dari Polda 7.883 personel, Kodam ada 5.000,”  ujar Sutarman.

Sutarman mengimbau agar pengguna jalan menggunakan jalur alternatif lain apabila terhadang kemacetan saat kunjungan Obama.

“Kita akan informasikan pada saatnya melalui radio kita, sehingga masyarakat bisa mengambil jalan alternatif supaya tidak terkena macet. Mungkin setelah jadwalnya kita peroleh, kita informasikan,” kata Sutarman.

Kapan Obama datang? “Kemungkinan sore besok baru tiba di Halim jam 17.00

WIB. Setelah itu, acara besoknya belum tahu,” jawab Sutarman.

Obama dijadwalkan berada di Jakarta pada Selasa-Rabu 9-10 November. Menurut rencana, selain bertemu SBY, Obama juga akan berpidato di Masjid Istiqlal, meletakkan karangan bunga di TMP Kalibata dan berpidato di kampus UI Depok.

Saat ini Obama masih berada di India, dalam rangka tur ke Asia selama 10 hari.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…