Senin, 8 November 2010 19:09 WIB Pendidikan Share :

UNS bebaskan biaya pendidikan mahasiswa korban bencana

Solo (Espos)–Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo akan memberikan keringanan, penundaan, sampai pembebasan biaya pendidikan (Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), Biaya Pengembangan Institusi (BPI) dan biaya laboratorium) kepada mahasiswa yang menjadi korban bencana, sampai dengan masa recovery selesai.

Rektor UNS, Prof Dr dr Much Syamsulhadi SpKJ (K), dalam jumpa pers di Che-Es Resto, Manahan, Solo, Senin (8/11), menjelaskan saat ini UNS sedang melakukan pendataan terhadap mahasiswa, karyawan dan dosen yang berada di wilayah bencana untuk mendapatkan bantuan dan perlakuan khusus dengan meringankan beban kehidupannya.

“Mahasiswa juga diberikan kesempatan untuk cuti kuliah sementara sampai segala urusannya selesai dan dimungkinkan menempuh remidiasi,” jelasnya.

Terkait jumlah mahasiswa yang mendapatkan bantuan, Pembantu Rektor I UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS, mengungkapkan hingga kini belum ada data yang jelas. Tapi berdasarkan data di UNS, ada sekitar 600 mahasiswa yang tempat tinggalnya berada di wilayah Boyolali dan Klaten.

“Nantinya akan diidentifikasi, apakah mahasiswa itu termasuk korban bencana atau tidak,” ujarnya.

ewt

lowongan pekerjaan
Gramedia Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Kanibalisasi Akademis

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (11/01/2018). Esai ini karya Abdul Gaffar, mahasiswa Program Doktoral Psikologi Pendidikan Islam Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta. Alamat e-mail penulis adalah c.guevar@yahoo.com. Solopos.com, SOLO–Dunia akademis (kampus) dihebohkan dengan isu kapitalisasi dan kanibalisasi akademis sebagai akibat…