Minggu, 7 November 2010 23:52 WIB Pendidikan Share :

Selasa, UNPK tahap II Kejar Paket B digelar

Solo (Espos)–Guru dan orangtua peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) tahap II Kejar Peket B, diminta memotivasi peserta tersebut agar mau mengikuti UNPK tahap II yang digelar
Selasa-Kamis (9-11/11).

Pasalnya, UNPK tahap II merupakan kesempatan terakhir bagi siswa yang tidak lulus UN. Kasi Kesetaraan, Keaksaraan dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Solo, Waliyono, mengatakan tak sedikit peserta UNPK yang malu ketika akan mengikuti ujian. “Motivasi dari guru dan orangtua sangat penting bagi peserta UNPK,” ujarnya saat ditemui Espos di ruang kerjanya, Sabtu (6/11).

Terlebih bagi mereka yang kini telah melanjutkan di jenjang sekolah lanjutan tingkat atas (SLTA), terangnya, mereka harus mengikuti ujian dan lulus, sehingga bisa mendapatkan ijazah. Bagi sekolah yang menerima siswa belum lulus, juga harus proaktif memotivasi dan mengingatkan siswa agar mau ikut UNPK. “Jika tidak mengikuti UNPK, akan menjadi masalah di sekolah baru itu,” ujarnya.

UNPK kali ini, ungkapnya, diikuti 192 orang. Mereka akan mengikuti ujian di sekolah-sekolah tertentu yang ditentukan oleh Unit Pelaksana Teknis daerah (UPTD) Disdikpora setiap kecamatan. Tempat ujian peserta dari Kecamatan Banjarsari di SMP Muhammadiyah 2, peserta dari Kecamatan Jebres di SMP Muhammadiyah 7, peserta dari Kecamatan Laweyan di SMP 24, peserta dari Kecamatan Serengan di SD Kawatan dan peserta dari Kecamatan Pasar Kliwon di SD Kedung Lumbu.

Waliyono juga menginformasikan ijazah UNPK tahap I, telah selesai ditulis dan kini sedang dalam tahap finalisasi. Misalnya memilah-milah sesuai urutan dan sekolah siswa untuk memudahkan pembagian, serta merampungkan penandatanganan ijazah oleh Kepala Disdikpora Solo, Rakhmat Sutomo.

Rencananya, Rabu (10/11), sekolah sudah bisa membagi ijazah kepada peserta UNPK. Jumlah ijazah UNPK tahap I untuk Kejar Paket B dan C, sebanyak 895. Ia mengimbau agar peserta UNPK tahap I segera mengambil ijazah. Pasalnya jika tidak segera diambil beresiko hilang ataupun rusak. “Untuk peserta Kejar Paket C, ijazah bisa diambil di sekolahnya masing-masing. Sedangkan peserta Kejar Paket B, ijazah bisa diambil di UPTD Disdikpora setiap kecamatan,” ungkapnya.

ewt

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…