Minggu, 7 November 2010 18:21 WIB Issue Share :

Menang Rp 1 M, Iin "Petir" sumbang korban Merapi

Kebahagian terpancar jelas di wajah Indriyani alias Iin “Petir” saat dirinya dinyatakan sebagai pemenang Penghuni Terakhir (Petir) ANTV. Iin asal Pekanbaru, Riau ini berhak atas hadiah rumah senilai Rp 1 miliar.

“Pokoknya aku nggak nyangka bisa jadi pemenang,” ujar Iin sambil menahan isak tangis kebahagiaan.

Pemberian hadiah berupa rumah senilai Rp 1 miliar rupiah akan dilakukan pada 20 November mendatang. Selain rumah Iin juga mendapat kontrak eksklusif. “Akan ada kontrak eksklusif selama satu tahun penuh dari ANTV untuk para finalis Petir,” tukas Presiden direktur ANTV Dudi Hendrakusuma.

Iin “Petir” keluar sebagai pemenang 2010 setelah menyingkirkan Tony lewat permainan meja hidup mati.

Iin, yang tinggal di PT Nutahayan Pekanbaru, Riau dan tercatat sebagai mahasiswi UIN Yogjakarta mengatakan, bahwa hadiah rumah yang bernilai Rp 1 miliar akan langsung dijual untuk membantu masyarakat Yogyakarta yang kini tengah diuji dengan meletusnya Gunung Merapi.

“Hadiah hunian Rp 1 miliar ini akan saya jual sebagian saya sumbangkan buat saudara-saudara di Yogja dan sisanya buat diputar,” ujarnya.

Iin yang berada di dalam rumah Petir selama 120 hari mengaku kemenangannya kali ini untuk berbagi dengan orang lain. Gadis kelahiran 7 Juni 1989 ini mengaku ingin menjadi entertainer.

“Saya siap menjadi artis dan terlibat di entertaiment,” kata gadis yang sekilas mirip Dewi Perssik ini.

Selama 120 hari di karantina bukan hal yang biasa. Tapi Iin bisa melakukannya. Di antara 18 penghuni Petir, Iin termasuk kuat dan berani hingga keluar sebagai pemenang.

“Ini merupakan proses belajar yang sangat berharga buat saya. Saya jadi lebih Imengenal kepribadian orang,” ujar sambil tersenyum. Surya.Online

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…