Minggu, 7 November 2010 13:30 WIB Pendidikan Share :

Jumlah lembaga kursus di Indonesia capai 14.005

Karanganyar (Espos)–Jumlah lembaga kursus di Indonesia yang legal atau terdaftar di Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas)  mencapai 14.005 lembaga.

Kepada wartawan di Hotel Lor In Karanganyar, Jumat (5/11), Direktur Pembinaan Kursus dan Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal (PNFI) Kemendiknas, Wartanto, menyebutkan lembaga kursus yang legal harus masuk datanya dalam website Dirjen PNFI khusus info kursus, www.infokursus.net. “Kalau ada lembaga kursus di suatu daerah, tapi tidak masuk datanya dalam website, berarti lembaga kursus itu ilegal,” tegasnya.

Dengan aturan tersebut, ungkapnya, diharapkan tidak akan ada lembaga kursus ilegal yang menipu masyarakat. Wartanto juga mengungkapkan sejak dikeluarkannya kebijakan tentang adanya uji kompetensi bagi peserta kursus, pemerintah telah menetapkan bahwa penguji peserta kursus harus orang yang berkompeten.

“Penguji adalah orang yang kompeten di bidang tersebut. Mereka harus tersertifikasi sebagai penguji. Minimal seorang pendidik yang memahami profesi itu. Data penguji yang berhak melakukan uji kompetensi juga bisa dilihat di website info kursus. Saat ini ada 243 penguji dan 40 master penguji atau orang yang menguji penguji itu sendiri,” katanya.

ewt

lowongan pekerjaan
SUNAN TOUR AND TRAVEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…