Minggu, 7 November 2010 17:36 WIB News Share :

Jalur pendakian ke Semeru ditutup 12 November

Malang–Hujan deras mengguyur kawasan Gunung Semeru dalam beberapa hari ini. Akibatnya, beberapa titik jalur pendakian menuju puncak Mahameru mengalami longsor. Demi keselamatan para pendaki, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memutuskan akan menutup jalur pendakian.

“Secara resmi mulai tanggal 12 November 2010, kami menutup jalur pendakian Gunung Semeru,” kata Nova Elina, Humas BB TNBTS melalui telepon genggamnya, Minggu (7/11) sore.

Untuk sementara, lanjut Nova, jalur pendakian masih tetap dibuka, namun hanya pos Kalimati. Pasalnya status gunung tertinggi di Pulau Jawa ini masih waspada. “Sekarang masih boleh dibuka, namun sampai pos Kalimati saja,” terangnya.

Menurut Nova ada empat alasan menutup jalur pendakian pada tanggal 12 Nopember 2010. Pertama, kondisi ekosistem telah banyak mengalami kerusakan dan perlu dilakukan pemulihan. Kedua, di beberapa titik pada jalur pendakian banyak mengalami longsor, dan itu sangat membahayakan bagi pendaki.

Ketiga, tambah Nova, tanah longsor itu juga banyak menimbun rambu-rambu selama ini sebagai penunjuk pendaki. Yang terakhir di puncak gunung biasa dikenal sebagai Mahameru sering terjadi badai akibat curah hujan yang tinggi. “Empat kriteria itu menjadi alasan kami menutup jalur pendakian,” tandasnya.

Sementara itu, mengenai aktivitas Gunung Semeru, Nova mengaku masih seperti bulan sebelumnya. Rekomendasi yang diberikan pos pengamatan mencatat tumbuhnya kubah lava serta lidah lava juga membahayakan pendaki.

Selain itu bahaya lahar dingin akibat curah hujan tinggi juga mengancam wilayah Besuok Bang, Besuk Sat, serta wilayah yang menjadi jalur lahar dingin. “Untuk itu masyarakat berada di dekat daerah itu agar tetap waspada,” tegasnya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…