Minggu, 7 November 2010 11:28 WIB Klaten Share :

Dua jenazah korban Merapi belum diambil dari RS

Klaten (Espos)–Dua jenazah korban meletusnya Gunung Merapi hingga Minggu (7/11) siang belum diambil oleh pihak keluarga dan masih berada di ruang jenazah Humas RSUP Soeradji Tirtonegoro .

Dua korban Merapi tersebut yakni Ny Karso Inangun ,82, warga Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Klaten. Sementara korban lainnya yakni Arjo Sukirno ,80, ia merupakan seorang pengungsi dari Kecamatan Manisrenggo, Klaten.

Humas RSUP Soeradji Tirtonegoro, Petrus Trijoko mengatakan Ny Karso mengalami luka bakar hingga 80 persen. “Ia meninggal sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam (Sabtu, 6/11-red),” jelasnya, Minggu sekitar pukul 10.00 WIB di rumah sakit setempat.

Sementara Arjo Sukirno meninggal pada Sabtu, pukul 23.WIB karena penyakit stroke yang dideritanya. Informasi yang dihimpun Espos, keduanya menjalani perawatan di RSUP Soeradji Tirtonegoro sejak Jumat (5/11) lalu.

Seperti diberitakan hingga saat ini sebanyak 87 korban letusan Gunung Merapi masih menjalani perawatan di rumah sakit itu. Dari jumlah korban yang saat ini tengah menjalani perawatan tersebut, 31 orang di antaranya mengalami luka bakar.

mkd

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…