Minggu, 7 November 2010 19:36 WIB News Share :

4 Relawan Merapi gugur dalam tugas, 1 selamat

Sleman – Tim relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) berduka. Empat Orang (sebelumnya ditulis lima) personelnya gugur saat berusaha mengevakuasi para pengungsi Gunung Merapi. Sedangkan 1 relawan lainnya berhasil selamat dari amukan awan panas atau wedhus gembel.

“Temen-teman yang meninggal ini bagian dari Tim Tagana DIY,” kata Komandan Tagana, Andi Anindito, seperti dikutip dari detikcom, Minggu (7/11).

Menurut Andi, keempat relawan yang tewas bernama Ariatno, Samiyo, Supriyadi, dan Supriyanto. Jenazah Ariatno dan Samiyo sudah berhasil ditemukan dan kini berada di Rumah Sakit dr Sardjito, Sleman, Yogyakarta. Sedangkan jenazah Supriyadi dan Supriyanto belum bisa dievakuasi.

Dikatakan Andi, keempat relawan itu tewas saat terjadi letusan Gunung Merapi yang sangat dahsyat pada Kamis (4/11) malam hingga Jumat keesokan harinya. Mereka sedang bertugas untuk mengevakuasi penduduk di Glagaharjo, Cangkringan, Sleman.

“Mereka berusaha untuk memback-up penduduk, tapi Tuhan berkehendak lain. Karena warga sulit diajak turun, mereka berupaya untuk merayu. Ternyata musibah datang lebih cepat,” katanya.

Andi menuturkan, tim Tagana hingga kini masih berupaya menembus lokasi untuk mencari jenazah korban yang belum berhasil dievakuasi. Keluarga korban sudah meminta agar jenazah Supriyadi dan Supriyanto segera ditemukan.

“Teman-teman Tagana yang masih sehat sudah berusaha keras untuk mencapai lokasi, tapi belum bisa,” ungkapnya. detik.com

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…