Sabtu, 6 November 2010 17:31 WIB News Share :

Total korban tewas Merapi menjadi 134 orang

Jakarta--Satu per satu korban tewas akibat semburan awan panas mulai dievakuasi. Total hingga siang ini yang sudah dievakuasi, korban tewas mencapai 134 orang.

“Update data korban sampai saat ini pukul 14.30 WIB, total korban meninggal 134 orang,” kata Staf Khusus Presiden bidang bencana Andi Arief seperti dilansir detikcom, Sabtu (6/11).

Andi menyampaikan korban tewas tersebut terdiri dari 122 korban di DIY dan 12 orang di Jawa Tengah.

Sebelumnya, menurut data forensik yang ditempel di sekitar RS Sardjito, ada 11 jenazah yang berhasil diidentifikasi. Berikut nama-namanya:

1. Asrori, 26, laki-laki, asal Purwosari, Puring, Kebumen.
2. Septiani Nur Rahma Putri, 20, perempuan, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
3. Nyonya Suroto, perempuan, asal Cangkringan, Sleman.
4. Edi Hantoro, 28, laki-laki, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
5. Ponco Kardi, 59, laki-laki, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
6. Suroso, 30, laki-laki, asal Cangkringan, Sleman.
7. Faif Adi Saputro, laki-laki, asal Plumbon, Sleman.
8. Yeni Fatimah Ekasari, 20, perempuan, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
9. Rufani, 29, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
10.Prawiro Misih M, asal Wukirsari, Cangkringan, Sleman.
11.Srono Paino, 70, laki-laki, asal Wukirsari, Cangkringan, Sleman.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Calon Tunggal dan Disfungsi Demokrasi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (10/01/2018). Esai ini karya Isharyanto, dosen Hukum Tata Negara di Universitas Sebelas Maret Solo. Alamat e-mail penulis adalah isharyantoisharyanto8@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada 2018 ini 171 daerah provinsi/kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak….