Sabtu, 6 November 2010 15:59 WIB Sragen Share :

Puluhan awak Angkot aksi hadang bus AKAP

Sragen (Espos)–Puluhan pengemudi angkutan kota (Angkot) jalur 01 (Pilangsari-Pasar Bunder) melakukan aksi pencegatan bus antarkota antarpropinsi (AKAP) jurasan Surabaya-Jogya di depan Pasar Sragen Kota, Sabtu (6/11) sekitar pukul 09.00 WIB.

Penghadangan bus Mira dan Sumber Kencana itu dipicu adanya pelanggaran aturan trayek oleh dua awak bus tersebut.

Para pengemudi Angkot yang tergabung dalam Paguyuban Pengusaha Jasa Angkot (PPJA) jalur 01 Sragen memarkir mobil Angkot di sisi utara Jl Raya Sukowati.

Mereka memadati jalan yang terletak sekitar 50 meter dari Pos Satlantas Sragen Kota dengan pakaian seragam paguyuban. Informasi yang diterima Espos, sebuah bus jurusan Surabaya-Jogja sempat dilempari batu saat melintas di jalan tersebut.

Aksi tersebut menyedot perhatian warga dan menganggu arus lalu lintas jalan kota. Untuk antisipasi kerusuhan dan kemacetan, sebanyak 40 personel Sabhara Polres Sragen yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Hartono dan sejumlah personel Satlantas yang dipimpin Kasatlantas AKP Wajiman.

Sejumlah personel melakukan pengamanan dengan senjata dan seumlah personel Satlantas mengatur arus lalu lintas.

Ketua PPJA jalur 01 Sragen, Feri, 28, saat dijumpai wartawan, Sabtu, mengungkapkan aksi ini dilakukan karena banyaknya keluhan dari anggota paguyuban yang penghasilannya berkurang dratis sampai 50%.

Dia mengaku sebelumnya pernah mengadakan rapat di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) terkait peraturan trayek baru pascarusaknya Jembatan Mageru beberapa waktu lalu.

“Rapat dilaksanakan pada 25 Oktober lalu. Dalam rapat tersebut diperoleh kesepakatan semua bus AKAP harus menurunkan dan menaikan penumpang di Terminal Pilangsari. Bus itu tidak boleh menurunkan atau menaikan penumpang di luar terminal. Dishubkominfo sudah mengeluarkan edaran dan membagikan kepada para awak bus AKAP masing-masing,” tegas Feri sembari menunjukan surat edaran yang ditandatangani Kepala Dishubkominfo Sragen Tasripin.

trh

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…