Sabtu, 6 November 2010 11:57 WIB News Share :

Pemerintah 'rogoh' APBN untuk beli ternak korban Merapi

Jakarta— Pemerintah akan mengambil dana dari APBN untuk membeli semua hewan ternak milik korban bencana letusan Gunung Merapi. Hal ini dilakukan sehingga korban tak perlu mendatangi rumahnya selagi Merapi bergejolak.

“Dana untuk beli ternak disediakan, dan dananya dari APBN,” ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa ketika dihubungi wartawan, Jumat malam (5/11).

Dikatakan Hatta dari 109 korban meninggal akibat letusan Merapi, kebanyakan dari mereka terjadi karena kembali ke rumahnya untuk menyelamatkan ternaknya,

“Pertambahan meninggal sekitar 109 orang, itu kan kebanyakan karena mereka kembali kerumah untuk mengambil ternak. Bapak Presiden sudah memutuskan, semua ternak di daerah becana dibeli. Sehingga mereka tidak perlu ke rumah yang masuk kategori berbahaya. Bisa diselamatkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Suswono mengatakan pemerintah menganggarkan Rp 100 miliar untuk membeli sapi-sapi ternak warga korban Merapi yang masih hidup.

Selain itu, Hatta mengatakan pemerintah belum melakukan penghitungan biaya infrastruktur dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi akibat bencana Merapi.

“Kita belum sampai ke situ. Sekarang baru sampai penyelamatan. Kita mengatasi bagaimana pengungsi sekian banyak, bagaimana masalah yang terkait daerah berbahaya yang meluas sampai radius 20 km,” ujarnya.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…