Sabtu, 6 November 2010 12:49 WIB News Share :

Korban meninggal Merapi bertambah jadi 81 Orang

Sleman–Semakin mengganasnya Gunung Merapi pada Jumat (5/11) dini hari terus memakan korban. Hingga hari ini, jumlah korban tewas yang berada di RS Sardjito, Jogja telah mencapai 81 orang.

“Sampai pukul 11.00 WIB, jumlah jenazah bencana Merapi sebanyak 81 orang,” ujar seorang petugas penerimaan jenazah Tim DVI (Disaster Victim Identification) Polda DIY, Sigit, di RS Sardjito Jogja, Sabtu (6/11).

Dari jumlah tersebut, 43 jenazah berjenis kelamin laki-laki dan 38 jenazah berjenis kelamin perempuan.

Sedangkan berdasarkan perincian tim DVI, diketahui sebanyak 11 jenazah merupakan jenazah anak-anak, dimana 7 jenazah laki-laki dan 4 jenazah perempuan. Sisanya sebanyak 70 jenazah merupakan jenazah dewasa, dengan rincian 36 jenazah laki-laki dan 34 jenazah perempuan.

Menurut data forensik yang ditempel di sekitar RS Sardjito, dari 81 jenazah baru sebanyak 11 jenazah yang berhasil diidentifikasi. Berikut nama-namanya:

1. Asrori, 26, laki-laki, asal Purwosari, Puring, Kebumen.
2. Septiani Nur Rahma Putri, 20, perempuan, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
3. Nyonya Suroto, perempuan, asal Cangkringan, Sleman.
4. Edi Hantoro, 28, laki-laki, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
5. Ponco Kardi, 59, laki-laki, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
6. Suroso, 30, laki-laki, asal Cangkringan, Sleman.
7. Faif Adi Saputro, 16-20, laki-laki, asal Plumbon, Sleman.
8. Yeni Fatimah Ekasari, 20, perempuan, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
9. Rufani, 29, asal Bronggang, Argomulyo, Cangkringan, Sleman.
10.Prawiro Misih M, asal Wukirsari, Cangkringan, Sleman.
11.Srono Paino, 70, laki-laki, asal Wukirsari, Cangkringan, Sleman.

Selain korban tewas, RS Sardjito juga merawat korban luka-luka akibat awan panas Merapi. Dari total sebanyak 111 korban luka, sebanyak 7 orang telah diperbolehkan pulang. Sedangkan sisanya sebanyak 104 orang masih menjalani perawatan.

dtc/rif

lowongan pekerjaan
, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…