Sabtu, 6 November 2010 19:39 WIB Hukum Share :

Dua kecelakaan maut terjadi di Solo, satu tewas

Solo (Espos)--Kecelakaan maut terjadi di dua lokasi berbeda di Solo, yakni di perempatan Sangkrah, Pasar Kliwon dan di ruas Jalan Letjen Suprapto, Banjarsari, Sabtu (6/11) sore.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang mengalami luka-luka dan satu orang tewas seketika di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Espos, kecelakaan di perempatan Sangkrah terjadi antara Kereta Api (KA) jurusan Wonogiri-Solo dengan mobil Toyota Kijang ber-Nopol AD 9116 JB yang dikemudikan Suripto, 45, Gebyok RT 2/RW V, Ngemplak, Kartasura, Sukoharjo. Kecelakaan tersebut berlangsung tepat pukul 15.40 WIB.

Kecelakaan maut bermula saat Toyota Kijang melaju dari arah arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Pada saat yang bersamaan, sebuah KA jurusan Wonogiri-Solo melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan sedang pula. Saat itu, kondisi di perempatan Sangkrah sedang dilanda hujan deras. Di sisi lain, lampu traffic light mati.

“Mungkin, pandangan pengemudi mobil sedikit kabur karena hujan deras. Sehingga, mobil tetap melaju dari arah utara ke selatan. Tepat di atas rel KA, mobil langsung ditabrak KA dan mengalami rusak parah,” terang saksi mata,
Sarwo, 29, warga Karangpandang, Karanganyar, yang sedang melintas di TKP.
Menurut seorang petugas kepolisian yang enggan disebut namanya, saat tabrakan terjadi, mobil Toyota Kijang sempat terseret sekitar 15 meter.

Pada saat itu, mobil Toyota Kijang yang awalnya menghadap ke selatan berbalik menghadap ke utara.

pso

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…