Jumat, 5 November 2010 20:46 WIB News Share :

Universitas di Jogja diimbau beri keringanan bagi mahasiswa korban Merapi

Jogja–Universitas di Yogyakarta diimbau ikut membantu meringankan mahasiswa yang menjadi korban Merapi.

Bantuan bisa berupa beasiswa atau menghapuskan iuran perkuliahan.

“Diharapkan dapat memberikan perlakuan khusus pada mahasiswa atau keluarganya yang menjadi korban, baik pemberian bantuan hidup, beasiswa maupun penghapusan SPP,” kata Ketua Dewan Pertimbangan Forum Rektor, Edy Swandi Hamid dalam siaran pers, Jumat (5/11).

Dia menjelaskan, kampus-kampus sebagai lembaga pendidikan tinggi diharapkan menunjukkan kepeduliannya saat bencana melanda berbagai daerah.

“Saat ini Merapi sangat tidak pasti. Oleh karena itu, relawan-relawan dan bantuan dari lembaga pendidikan tinggi diharapkan tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga pasca bencana,” terangnya.

Diketahui karena bencana Merapi ini, sejumlah kampus di Yogyakarta meliburkan aktivitasnya. Mulai dari UGM, UMY, hingga UII. Bahkan kampus UGM kini menjadi tempat penampungan pengungsi.

Sementara UII ditutup sementara karena kampusnya di Kaliurang tertutup hujan abu. 2 Ribu pengungsi yang berada di GOR UII pun diungsikan ke GOR Sleman.

dtc/nad

Lowongan pekerjaan
PT. MIC Abadi Solo, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pelayanan Medis Olahraga

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (18/10/2017). Esai ini karya Rumi Iqbal Doewes, dosen di Program Studi Kepelatihan Olahraga Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah king.doewes@staff.uns.ac.id. Solopos.com, SOLO–Pencinta sepak bola Indonesia pantas berduka….