Jumat, 5 November 2010 17:28 WIB Klaten Share :

Ribuan pengungsi di Keputran akhirnya dipindah

Klaten (Espos)--Ribuan pengungsi di Posko Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten akhirnya dipindah ke medan latihan Dodiklatpur Rindam IV/Diponegoro, Glodokan, Klaten Selatan, Jumat (5/11) sore.

Pantauan Espos di lokasi, para pengungsi mulai panik seiring munculnya suara gemuruh dari puncak Gunung Merapi sekitar pukul 14.45 WIB. Selain pengungsi, warga sekitar juga turut mengungsi.

Proses evakuasi menggunakan angkutan massal seperti truk, pikap, kendaraan pribadi, dan motor. Lokasi pengungsian yang berjarak sekitar 20 km itu pun dinilai sudah tidak aman lagi.

“Saya tidak ingin kecolongan lagi. Semua pengungsi dan warga sekitar harus segera meninggalkan lokasi ini,” papar Camat Kemalang, Suradi saat ditemui di lokasi.

Selain di medan latihan Dodiklatpur, beberapa lokasi lain yang dijadikan lokasi pengungsian adalah Pendapa Pemkab Klaten, gedung DPRD, Gor Gelarsena, Gor SMKN 3, PG Gondang Baru, dan sejumlah bangunan sekolah dan balaidesa di Kebonarum, Jogonalan, Klaten, Prambanan, dan Jatinom.

Hingga sore hari, jajaran petugas dari Satkorlak PB Merapi masih melakukan pendataan jumlah pengungsi. Diperkirakan jumlah pengungsi mengalami peningkatan drastis.

mkd

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…