Jumat, 5 November 2010 04:49 WIB Sport Share :

PSTI Solo masih buta kekuatan lawan

Solo (Espos)--Kontingen sepak takraw Kota Solo enggan membidik target berlebihan kala tampil dalam Kejurda Sepak Takraw U-23 Jateng.

Pasalnya kontingen Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Solo mengaku masih buta dengan kekuataan para lawannya dalam ajang yang berlangsung di GOR Mustika dan GOR Diknas, Kabupaten Blora, Jumat-Minggu (5-7/10).

“Kami memang belum pernah bertemu dengan tim-tim dari daerah lain, karena ajang ini juga baru kali pertama digelar. Sehingga kami masih meraba kekuataan lawan dan masih belum bisa memprediksi mana lawan yang tangguh dan tidak. Namun, kami berharap, semoga bisa meraih hasil yang memuaskan,” ujar pelatih tim sepak takraw Kota Solo, Anung Setya kepada Espos, Kamis (4/11).

Dalam ajang yang yang dikhusus diperuntukan bagi atlet yang berusia di bawah 23 tahun ini, PSTI Kota Solo akan menurunkan sembilan atletnya yang terdiri dari lima atlet putra dan empat putri.

Materi tersebut, imbuh Anung, diisi para pemain yang masih berumur belia dan minim pengalaman. Sehingga meski tidak mematok gelar juara, namun ia berharap pengalaman uji tanding dengan kontingen daerah lain menjadi bekal bagi timnya di masa yag akan datang.

“Kami memang tidak membentuk mereka untuk even ini saja. Namun, kami berupaya agar materi ini juga yang akan memperkuat Kota Solo dalam ajang-ajang selanjutnya, terutama di Porprov XIV 2013 Jateng nanti,” imbuhnya.

Pada ajang yang memperebutkan empat medali emas tersebut, tim putra Solo akan menurunkan pasangan Rendra Nur Pratama, Tri Susanto yang akan turun di nomor beregu dan double even.

Sedangkan Aditya akan ikut memperkuat partai beregu, sementara Yohanik F dan Agus Priyadi akan menghuni skuat cadangan.

Sedangkan di kubu putri, di nomor double even, PTSI Kota Solo akan mengandalkan pasangan Siti Kumala-Priyana.

Sementara di nomor beregu akan diperkuat Susi, Riana, Siti akan menempati posisi inti di nomor beregu, sedangkan kursi cadangan akan diberikan pada Kartika Chandra.

m89

lowongan pekerjaan
PD.BPR BANK BOYOLALI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…