Jumat, 5 November 2010 21:48 WIB Boyolali Share :

Pengungsi butuh kertas minyak dan minyak tanah

Boyolali (Espos)–Pengungsi membutuhkan kertas minyak dan minyak tanah. Karena persediaan minyak tanah di Transito Kodim 0724 Boyolali hanya dapat bertahan hingga Jumat (5/11).

Sehingga, kebutuhan itu bersifat mendesak. Karena di tempat itu, Denbekang IV-44-04/Solo harus memasak makanan untuk pengungsi sebanyak 10.502 orang yang mengungsi di Boyolali Kota setiap hari. Selain minyak tanah, mereka juga membutuhkan kertas minyak untuk membungkus makanan.

“Sebetulnya, kebutuhan kertas minyak untuk membungkus makanan itu sepele. Tetapi, penting bagi pengungsi. Apalagi minyak tanah. Mencarinya saja sudah susah. Kami mendapat subsidi dari Pertamina sebanyak dua drum. Kami punya simpanan empat drum. Sudah menipis semua. Kemungkinan hanya cukup hingga hari Jumat, (5/11),” ujar Dandim 0724 Boyolali, Letkol Arh Soekoso Wahjudi saat ditemui <I>Espos<I> di transito Kodim 0724 Boyolali, Jumat (5/11).

Selain dua hal itu, dia mengatakan pengungsi masih membutuhkan lauk pauk, sayur mayur dan bumbu masak. “Kebutuhan itu juga kadang dianggap sepele. Padahal cukup penting. Kalau kebutuhan air itu mungkin masih bisa ditahan. Tetapi, kalau perut lapar itu susah.”

m88

lowongan pekerjaan
Hotel Margangsa, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…