Jumat, 5 November 2010 05:09 WIB News Share :

Pasir dan abu tutupi kaca mobil, ganggu evakuasi korban awan panas Merapi

Sleman — Hujan kerikil dan abu yang mengguyur Kota Yogyakarta sungguh dahsyat. Sampai-sampai, mobil-mobil yang melintas di jalanan terpaksa berhenti karena kaca depannya tertutup oleh pasir dan abu.

Yuli, seorang warga Yogyakarta yang tinggal di Condong catur, Sleman menceritakan, lalu lintas di Yogya pagi ini sangat ramai.

“Banyak mobil dan motor seliweran ke sana ke mari, ramai banget,” kata Yuli kepada detikcom, Jumat (5/11).

Namun laju kendaraan khususnya mobil terganggu dengan adanya pasir dan abu yang menutup kaca depan mobil. Abu itu tidak dapat hilang dengan wiper.

“Jadi beberapa orang menyiram kaca mobil pakai air selokan,” kata Yuli.

Pemandangan ini disaksikannya di perempatan Ring Road Utara, atau Jalan Kaliurang km 6. “Untung banyak orang yang bantu,” katanya.

Menurut Yuli, mobil-mobil tersebut ada yang mengangkut korban awan panas Merapi. Mobil itu hendak menuju RS Sarjito yang berada di kawasan UGM.

“Banyak mobil yang ngangkut korban luka,” kata Yuli.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
SOLO GRAND MALL, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…