Jumat, 5 November 2010 12:12 WIB News Share :

Menko Kesra
Total korban tewas Merapi capai 73 orang

Jakarta–Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta-Jawa Tengah terus bertambah. Data sementara menunjukkan korban tewas telah mencapai 73 orang.

“69 Orang di DIY dan 4 orang di Jawa Tengah,” kata Menko Kesra Agung Laksono di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (5/11/).

Sedangkan korban luka-luka, lanjut Agung, mencapai seratusan. Umumnya mereka menderita luka bakar akibat sengatan awan panas atau wedhus gembel Merapi.

Agung mengatakan, keadaan di Gunung Merapi saat ini sangat memperihatinkan, wilayah rawan bahaya telah dinaikkan dari 15 km ke 20 km dari puncak salah satu gunung teraktif di dunia tersebut. “Mungkin akan diperluas lagi pada pada daerah tertentu,” katanya.

Belum diketahui angka tewas 73 orang itu merupakan gabungan dengan korban tewas pada 26-27 Oktober yang menewaskan 37 orang. Yang jelas, hingga pukul 11.50 WIB, jenazah yang masuk ke kamar forensik RS Sardjito berjumlah 54 orang. Sedangkan RS Soeradji di Klaten merawat 20 korban luka bakar.

Semuanya merupakan korban letusan Merapi yang meletus berentetan sejak Kamis (4/11) malam hingga Jumat dinihari. Badan Geologi menyebut letusan ini terdahsyat sejak 1870.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…