Jumat, 5 November 2010 20:01 WIB News Share :

Mbah Rono minta warga di pinggir sungai menyingkir

Jogja--Kepala Mitigasi Bencana dan Vulkanologi, Surono atau yang biasa dipanggil Mbah Rono, memberikan peringatan kepada warga di sekitar sungai. Dia meminta warga agar berhati-hati, bahaya dari aliran lahar Merapi bisa mengancam.

“Kami sarankan warga untuk tidak di pinggir sungai,” kata Mbah Rono di RS Sardjito, Yogyakarta, Jumat (5/11).

Dia menjelaskan, untuk warga di daerah panas, bahaya yang mengancam yakni awan panas. Namun untuk warga yang tinggal di bawah, atau di pinggir sungai yakni lahar dingin.

“Ancaman sekunder lahar, semua sungai yang berhulu di Merapi bisa terkena ancaman itu. Ini ancaman sekunder tidak lansung,” tambahnya.

Isi material gas yang sudah dimuntahkan Merapi saat ini, terdiri dari gas, kerikil, kerakal, material-material halus, dan banyak debu, dan lain-lainnya.

“Yang mateni (mematikan) itu awan panas yang sudah mencapai 15 km, ini ancaman langsung. Untuk prediksi besok-besok ya enggak bisa diprediksi, ini kan alam. Jarak aman masih 20 km,” tutupnya.

dtc/tya

lowongan pekrajaan
Yayasan Internusa Surakarta, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…