Jumat, 5 November 2010 18:10 WIB News Share :

Korban tewas akibat letusan Merapi jadi 69 orang

Sleman–Korban tewas akibat letusan Gunung Merapi dini hari tadi terus bertambah.

Hingga pukul 17.10 WIB, korban tewas yang ada di Rumah Sakit  Dr Sardjito bertambah 5 sehingga kini jumlahnya menjadi 69 orang.

Hal ini disampaikan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih usai melihat jenazah di ruang forensik RS Sardjito, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (5/11).

“Saya sudah melihat kondisi korban yang tidak tertolong. Dan terakhir jumlah jenazah ada 69 orang,” ujar Endang mengutip data yang dilaporkan petugas tim identifikasi.

5 Jenazah yang baru saja tiba di ruang forensik ini sebelumnya sempat dirawat di ruang Instalasi Ruang Darurat (IRD). Kelima korban menderita luka bakar dengan kondisi yang cukup mengenaskan.

Endang mengatakan untuk biaya seluruh korban yang dirawat di rumah sakit menjadi tanggungan pemerintah.  Kepada keluarga yang ditingggalkan, Endang berpesan tidak perlu khawatir.

“Untuk biaya tidak usah dipikirkan, akan kami tanggung,” imbuhnya.

Terkait kurangnya alat ventilator di RS Sardjito, Endang sedang berupaya untuk menambahnya. Kementerian Kesehatan akan berusaha meminta rumah sakit yang lain untuk membantu.

“Soal kekurangan ventilator baru datang 6 lagi, sisanya nanti akan kita usahakan lagi. Kami berusaha menggerakkan rumah sakit dan perusahan-perusahaan untuk memberikan batuan,” jelas Endang.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
PT.KARTINI TEH NASIONAL (TEH DANDANG), informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Pilkada, Demokrasi, dan Hantu Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Rabu (17/01/2018) dengan judul Demokrasi Kita dan Hantu Politik. Esai ini karya Muhammad Fahmi, dosen di IAIN Surakarta dan Doktor Kajian Budaya dan Media. Alamat e-mail penulis adalah fahmielhalimy@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Tahun 2018 sering dijuluki…