Jumat, 5 November 2010 10:35 WIB News Share :

Kampus UII masuk kawasan rawan Merapi

Jogja-– Universitas Islam Indonesia (UII) menutup kampus terpadu di Jalan Kaliurang Kilometer 12 karena sudah masuk kawasan rawan bencana Merapi. Ribuan pengungsi yang menginap di kampus itu pun harus direlokasi ke Stadion Maguwoharjo, Depok, Sleman.

“Baru saja diadakan rapat pimpinan UII, kegiatan akademik UII diliburkan satu pekan,” kata Sufriadi, Hubungan Masyarakat (Humas) UII, Jumat (5/11). “Akan tetapi kegiatan administrasi tidak diliburkan.”

Rektor UII bersama jajaran pimpinan UII akan berkantor di kampus lama UII di Jalan Cik Di Tiro, Jogja. Kampus lama ini bersama kampus Fakultas Ekonomi UII di Condong Catur juga akan difungsikan sebagai tempat penampungan pengungsi.

Selain itu, Yayasan UII juga telah meminta staf Rumah Sakit Jogjakarta International Hospital yang mereka kelola untuk membantu menangani para korban bencana. Rumah sakit ini juga nanti difungsikan untuk merawat korban.

Sejak kemarin, erupsi Merapi semakin menjadi-jadi sehingga kawasan rawan bencana ditingkatkan ke radius 20 kilometer. Erupsi sejak kemarin ini telah menewaskan puluhan orang dan puluhan luka-luka.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…