Jumat, 5 November 2010 09:04 WIB News Share :

Jumlah korban tewas Merapi bertambah jadi 35 orang

Sleman--Korban tewas akibat letusan hebat Merapi terus bertambah. Hingga pukul 08.00 WIB, jumlah korban yang meninggal di RS Sarjito sudah mencapai 35 orang. 13 jenazah baru saja tiba di RS Sarjito.

Pantauan di lapangan, 13 jenazah ini dalam kondisi yang hitam pekat. Seorang petugas mengatakan, dilihat dari kondisnya, ketigabelas jenazah itu terkena awan panas. “Rumahnya para warga ini berada di pinggir Sungai Gendol,  jadi kemungkinan besar terkena awan panas dari lahar, dan kami baru evakuasi di sebelah barat,” kata seorang petugas di kamar forensik.

Menurut petugas tersebut, semua jenazah yang baru tiba itu merupakan warga Agromulyo, Sleman. “13 yang baru masuk ini, 5 laki-laki dewasa dan 1 anak laki-laki, dan 5 perepuan dewasa, serta 2 anak perempuan,” katanya.

Merapi terus menerus mengeluarkan awan panas hampir tanpa jeda. Selain korban tewas, Merapi juga membuat puluah orang luka bakar. Korban luka tidak hanya ditemukan di Yogyakarta tapi juga di Klaten, Jawa Tengah.

Hingga, tim evakuasi masih mencari para korban yang masih berada di dusun-dusun yang terkena awan panas. Kemungkinan, korban masih bertambah.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…