Jumat, 5 November 2010 08:50 WIB News Share :

Hingga Pukul 08.00 WIB, korban tewas Merapi 22 orang

Yogyakarta--Korban tewas akibat awan panas Merapi semalam terus bejatuhan. Data terakhir pukul 08.00 WIB, jumlah jenazah yang masuk ke ruang forensik RS Sardjito Yogyakarta tercatat 22 orang.

Di antara jenazah yakni satu keluarga dari Desa Jambon, Kepuhrejo, Sleman, yang terdiri dari 3 orang, 2 pria dan 1 wanita. Desa Jambon terletak sekitar 10 km dari Merapi.

“Mereka kena awan panas di luar rumahnya, namun rumahnya tidak terbakar,” kata Eko, relawan asal Jakarta yang mengangkut jenazah, Jumat (5/11).

Sementara itu, ada juga 4 jenazah yang berasal dari Desa Argomulyo. 2 Wanita, 1 pria, dan 1 jenazah belum diketahui indentitasnya karena gosong.

Eko menjelaskan, para relawan mulai melakukan evakuasi pukul 05.00 WIB. Namun relawan baru bisa masuk pukul 06.00 WIB.

“Sekitar pukul 07.35 kami baru berhasil membawa mayat. Di sebelah rumah korban ada bekas lahar tapi sudah kering. Sepatu relawan hampir semua meleleh karena kepanasan,” cerita Eko.

Hingga pukul 08.15 WIB, korban tewas masih terus berdatangan ke RS Sardjito.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
Kepala Produksi, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…