Jumat, 5 November 2010 13:25 WIB News Share :

24 Jam terakhir terjadi 78 kali letusan Semeru

Lumajang–Status Gunung Semeru masih waspada. Data yang dihimpun dari Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur, 24 jam terakhir terjadi 78 kali letusan atau gempa hembusan disertai tiga kali gempa tektonik jauh.

“Aktivitas Semeru dibandingkan kemarin sejauh ini masih diambang normal. Meski begitu kita tetap mengimbau kepada masyarakat khususnya di sekitar kaki gunung agar tetap waspada,” kata petugas Pos Pantau Semeru di Gunung Sawur, Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sofyan, saat dihubungi, Jumat (5/11).

Hingga pukul 09.50 WIB, Gunung Semeru yang mempunyai ketinggian 3.676 meter di atas permukaan laut ini juga mengalami 32 kali gempa tremor harmonik dan mengalami tujuh kali guguran lava pijar. “Untuk guguran lava pijar hanya berjarak antara 100-400 meter dan masih diambang normal,” imbuhnya.

Meski mengalami peningkatan, namun guguran lava pijar masih belum membahayakan bagi warga yang tinggal di lereng gunung tertinggi di Pulau Jawa. Meski begitu, warga tetap diimbau tidak melakukan aktivitas di jarak 4 kilometer dari puncak Semeru.

“Meski kondisinya terus mengalami peningkatan, tidak membahayakan bagi pemukiman warga yang jaraknya 11 kilometer dari puncak,” pungkasnya.

Selain itu, Sofyan juga mengungkapkan, kondisi cuaca di puncak Semeru saat ini tertutup kabut dengan suhu 24 derajat celcius.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV PRIMEDANIE, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…