Kamis, 4 November 2010 20:33 WIB News Share :

TMMD lakukan rehab lima rumah warga

Semarang (Espos)--Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan TMMD sengkuyung di Kota Semarang melakukan rehabilitasi lima rumah warga dan pengaspalan jalan sepanjang 3,225 meter.

Komandan Kodim 0733/BS Semarang Letkol Inf Nugroho Sulistyo Budi menyatakan TMMD juga melakukan pembuatan dua Poskamling, pemasangan sarana dan prasarana air bersih, rehabilitasi jembatan, dan talud jalan sepanjang 50 meter.

“Selain kegiatan fisik, TMMD juga melakukan kegiatan nonfisik,” ujarnya pada penutupan TMMD di Kelurahan Cepoko, Gunungpati, Kota Semarang, Kamis (4/11).

TMMD yang berlangsung sejak 30 Oktober sampai 2 November 2010 ditutup Wakil Walikota Semarang Hendrar Prihadi ditandai dengan pemukulan kentongan.
Kegiatan nonfisik, sambung Dandim antara lain pasar murah, pengobatan gratis kepada masyarakat, pelayanan kontrasepsi KB, penyuluhan Narkoba.

“Dana TMMD dari APBD Provinsi Jateng, APBD Pemkot Semarang, bantuan dunia usaha, serta swadaya masyarakat. Terpenting melalui TMMD terjalin kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Nugroho.

Sementara Gubernur Jateng Bibit Waluyo dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, melalui TMMD merupakan salah satu program untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran.

“TMMD juga untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya di pedesaan,” ujar Gubernur. Ditambahkan, Pemprov Jateng akan terus mendukung kegiatan TMMD karena sudah mengakar di masyarakat Jateng.

oto

lowongan pekerjaan
PT.SEJATI CIPTA MEBEL, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mencari Alamat Bahasa Indonesia

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (06/01/2018). Esai ini karya Na’imatur Rofiqoh, ”pemukul” huruf dan juru gambar yang tinggal di Solo. Alamat e-mail penulis adalah naimaturr@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Bahasa Indonesia tidak lagi beralamat di Indonesia. Indonesia malah jadi tempat…