Kamis, 4 November 2010 19:54 WIB News Share :

Pemprov siapkan dana Rp 21 miliar untuk logistik pengungsi

Semarang (Espos)--Gubernur Jateng Bibit Waluyo menyatakan Pemperintah Provinsi (Pemprov) telah menyiapkan dana Rp 21 miliar guna memenuhi kebutuhan logistik, makan bagi pengungsi bencana meletus Gunung Merapi.

“Pos anggaran bencana Pemprov Jateng 2010 masih ada dana Rp 21 miliar, sehingga masih siap untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi Gunung Merapi sampai 70 hari ke depan,” katanya kepada wartawan seusai sidang paripurna DPRD Jateng di Gedung Dewan Jl Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (4/11).

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan kebutuhan beras untuk para pengungsi di Kabupaten Magelang, Boyolali, dan Klaten yang jumlahnya kurang lebih 51.750 jiwa sebanyak 24 ton/hari.

Sedang untuk kebutuhan lauk pauk setiap hari senilai Rp 220 juta, karena setiap orang pengungsi membutuhkan anggaran Rp 5.000.

Kebutuhan beras dan lauk pauk bagi pengungsi, sambung Bibit diperkirakan mengalami peningkatkan karena jumlah pengungsi sekarang bertambah menjadi sekitar 62.000 jiwa.
“Dari laporan yang saya terima tadi pagi jumlah pengungsi di Kabupaten Magelang, Klaten, dan Boyolali bertambah menjadi kurang lebih 62.000 jiwa,” ujarnya.

Jumlah pengungsi diperkirakan akan bertambah, bila letusan Gunung Merapi tak juga kunjung berhenti, sehingga perlu langkah antisipasi untuk kebutuhan logistik pengungsi.
“Sisa anggaran dana bencana Pemprov senilai Rp 21 miliar masih bisa untuk memenuhi kebutuhan logistik pengungsi 70 hari ke depan. Nanti kita pikirkan kelanjutannya. Berharap mudah-mudahan letusan Gunung Merapi segera reda,” papar Bibit.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jateng Hadi Prabowo menjelaskan telah menyalurkan bantuan beras untuk pengungsi Gunung Merapi di Klaten sebanyak 50 ton, Boyolali 50 ton, dan Magelang 100 ton.

“Untuk pengungsi di Magelang juga diserahkan bantuan uang senilai Rp 2 miliar yang telah diterima Bupati Magelang, Selasa (2/11) lalu,” ujar dia.

Menurut Hadi, stok logistik beras dan lauk pauk untuk kebutuhan makan pengungsi bencana letusan Gunung Merapi masih mencukupi sampai 10 November mendatang.
Stok beras yang ada sekarang di Magelang mencapai 119 ton, Klaten 54 ton, dan Boyolali 91 ton. Di Pemprov Jateng masih ada stok beras sebanyak 260 ton.

Sedang untuk lauk pauk tersedia 200 paket lauk pauk (berisi mi instan, sarden, ikan asin, dan sebagainya),  50.000 kilogram telur di Klaten, 110 dus mi instan dan 13 dus sarden di Boyolali. Serta di Pemprov Jateng sebanyak 100 kaleng sarden.

“Pemprov Jateng masih terus berupaya melakukan penanganan penangan pengungsu, serta tengah melakukan inventarisasi kerusakan sarana prasarana untuk penanganan pascabencana,” kata dia.

oto

lowongan pekerjaan
induktorindo, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Generasi Milenial dan Politik

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (14/11/2017). Esai ini karya Lukmono Suryo Nagoro, editor buku yang tinggal di Kota Solo. Alamat e-mail penulis adalah lukmono.sn@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Baru-baru ini lembaga think tank yang bermarkas di Tanah Abang, Jakarta, Centre for…