Kamis, 4 November 2010 17:19 WIB Boyolali Share :

Pemkab siapkan tujuh posko pengungsian di Boyolali

Boyolali (Espos)--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menyiapkan tujuh posko pengungsian korban bencana Merapi dari sejumlah wilayah. Posko itu berada di beberapa bangunan yang berada di wilayah Boyolali Kota. Ketujuh Posko itu diantaranya Pendapa Pemkab, ruang Garuda Setda Boyolali, Masjid Agung Boyolali, Gedung DPRD, GOR Boyolali dan Gedung Panti Marhaen.

Sementara, hingga Kamis (4/11), jumlah pengungsi dari Boyolali mencapai 14.088 orang pengungsi.

Dari pantauan Espos, para pengungsi yang menempati sejumlah posko terus mengalami penambahan. Selain dari wilayah Desa Gedangan dan Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, para pengungsi itu juga berasal dari sejumlah desa di Kecamatan Selo, yang sebelumnya mengungsi di kantor Kecamatan Cepogo.

Akibat penempatan para pengungsi di sejumlah tempat di Setda Boyolali, membuat pelayanan masyarakat di kompleks Pemkab Boyolali sedikit terkendala. Namun hal itu tidak memengaruhi proses pelayanan kepada masyarakat.

Kabag Humas Informatika dan Protokol Setda Boyolali Warsini melalui Kasubag Humas Joko Suseno mengatakan jumlah pengungsi di tiga tempat yakni Pemkab, gedung DPRD dan GOR Boyolali sekitar 1.200 orang. Jumlah itu, jelas Joko Suseno, diperkirakan akan terus bertambah karena kondisi Merapi yang masih mengkhawatirkan.

“Dimungkinkan jumlah pengungsi akan terus bertambah. Kami telah menyiapkan beberapa tempat untuk menampung, jika kondisi gedung yang saat ini sudah terpakai tidak muat,” papar dia kepada wartawan, Kamis.

fid

lowongan pekerjaan
PT. BPR Mitra Banaran Mandiri, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Jokowi Raja Batak

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (13/01/2018). Esai ini karya Advent Tarigan Tambun, inisiator Sinabung Karo Jazz 2017. Alamat e-mail penulis adalah atambun@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Saya bukan ahli budaya Batak. Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa pengetahuan saya tentang budaya…