Rabu, 3 November 2010 15:04 WIB Haji Share :

Uang Rp 7, 7 juta ditemukan di pelataran Masjid Nabawi

Mekah--Seorang warga negara Iran menyerahkan uang senilai sekitar Rp 7,7 juta kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Madinah. Uang tersebut ditemukan di pelataran Masjid Nabawi.

Kepala Pengamanan Daker Madinah Kasmudi Ikhsanudin Salam menyatakan uang tersebut diserahkan di Kantor Haji Indonesia, Selasa (2/11) kemarin sekitar pukul 18.45 waktu Arab Saudi.

Uang berjumlah sekitar Rp 7,7 juta dalam bentuk riyal dan rupiah. “Uang dalam bentuk 1.400 riyal dan Rp 4,2 juta ditemukan di plastik dibungkus kertas putih di pelataran Masjid Nabawi. Karena ada mata uang rupiah maka diserahkan ke Daker kita,” kata Kasmudi di Kantor Haji Indonesia Madinah, Rabu (3/2).

Daker Madinah mengumumkan tentang penemuan uang tersebut kepada jemaah haji asal Indonesia. Namun hingga kini belum ada yang melapor sebagai pemilik uang tersebut.

“Kalau ada yang mengaku memilikinya, kami tidak akan sembarangan memberikannya. Akan kami cek dan teliti dulu,” ujar Kasmudi.

Bila hingga musim haji berakhir, belum juga ditemukan pemiliknya, uang akan diserahkan untuk bantuan kemanusiaan seperti membantu korban bencana meletusnya Gunung Merapi dan gempa yang disertai tsunami di Mentawai.

“Bisa untuk menyumbang korban Merapi atau diberikan ke masjid-masjid perkampungan yang membutuhkan,” lanjut Kasmudi.

Sebelumnya, Daker juga menerima uang yang ditemukan di Kebun Kurma An Nuzhah, Madinah. Uang ditemukan di dalam amplop yang berkop Bank Mandiri dan tulisan Embarkasi Balikpapan.

Amplop berisi 1.500 riyal berupa 2 lembar uang pecahan 500 riyal, 2 lembar uang 50 riyal, 3 lembar uang 100 lembar dan 10 lembar uang 10 riyal.

“Uang tersebut sudah diserahkan kepada pemiliknya,” tambah Kasmudi.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…