Rabu, 3 November 2010 03:56 WIB Solo Share :

Taman Sekartaji buat lokasi pacaran malam

Solo (Espos)–Taman Sekartaji di Sungai Kali Anyar tepatnya di sepanjang Jl Tentara Pelajar Solo menjadi tempat berpacaran kawula muda pada malam hari.

Sedikitnya belasan pasangan muda-mudi biasa menghabiskan waktu di taman itu hingga pukul 22.00 WIB. Parahnya kondisi taman cenderung gelap pada malam hari lantaran sejumlah lampu taman mati.

Berdasar pengamatan Espos, Senin (1/11) pukul 21.20 WIB, pasangan muda-mudi itu ada yang menghabiskan waktu sekadar berbincang ringan. Namun ada juga yang memilih tempat lebih masuk ke taman yang gelap.

Sehingga tidak mudah dilihat oleh pengguna jalan atau orang lain. Kendaraan pasangan-pasangan itu diparkir di pinggir jalan. Sebagian besar pasangan yang menggunakan Taman Sekartaji untuk bercengkerama mengendarai sepeda motor.

Salah seorang warga Pucangsawit, Dwi Cahyono, mengaku sering mendapati pasangan muda-mudi tongkrong di pinggir Taman Sekartaji. “Saya beberapa kali lewat jalan itu malam hari. Memang ada beberapa yang berpacaran di situ,” katanya saat ditemui Espos.

Fenomena tersebut menurut Cahyono disebabkan pula faktor minimnya penerangan di taman. Beberapa lampu taman telah rusak atau pecah berbulan-bulan lalu. Dia mengusulkan pemasangan kembali penerangan di Taman Sekartaji untuk mencegah tindakan tak proporsional masyarakat.

“Ya kalau seperti itu terus tentu tidak baik untuk pencitraan kota. Harus ada pembenahan bisa dengan pemasangan atau penambahan lampu penerangan. Bisa juga dengan segera menyelesaikan pembangunan taman,” imbuh dia.

Penuturan senada disampaikan Hafid, mahasiswa Fakultas Teknik UNS. Menurut dia harus ada pengawasan baik temporer maupun rutin di Taman Sekartaji. Selain untuk lokasi pacaran, taman yang gelap pada malam hari itu rawan tindakan kriminalitas.

Secara umum taman yang masih dalam pengerjaan itu belum layak dimanfaatkan untuk public space utamanya malam hari. “Masa taman publik kondisinya gelap seperti itu. Barangkali karena memang belum rampung penggarapannya,” kata dia.

kur

lowongan pekerjaan
Harian Umum SOLOPOS, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Daya Beli Menurun

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (17/10/2017). Esai ini karya Ginanjar Rahmawan, mahasiswa Program Doktor Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah Rahmawan@stiesurakarta.ac.id. Solopos.com, SOLO–Belakangan ini beberapa kawan saya yang…