Rabu, 3 November 2010 10:03 WIB News Share :

Tabloid C&R edisi 'Skandal Seks Wakil Rakyat' hilang di pasaran, diborong orang misterius

Jakarta–Tabloid C & R edisi terbaru mengangkat tema utama yang menyerempat politik. Tema utama ‘Skandal Seks Wakil Rakyat’. Gara-gara tema ini, C & R edisi terbaru ini hilang di pasaran, diborong orang misterius.

Cover C&R edisi ‘Skandal Seks Wakil Rakyat’ memuat foto utama seorang anggota DPR dari Partai Demokrat berinisial ‘N’. Politisi ini tampak ganteng dan gagah dengan kopiah putih dan berbaju putih Partai Demokrat.

Judul besar terpampang jelas ‘Skandal Seks Wakil Rakyat’. Beberapa waktu lalu, politisi N yang sudah beristri ini sempat diberitakan sejumlah media terlibat kasus ‘skandal seks’ dengan seorang gadis promotion girl di Bandung berinisial ‘D’.

Laporan yang diterima detikcom, tabloid yang mengupas isu perselingkuhan sejumlah anggota DPR itu sempat muncul di pasaran Selasa (2/11). Namun, dalam waktu singkat, tabloid itu tiba-tiba diborong orang, sehingga hilang di pasaran.

Pemimpin Redaksi C&R Ilham Bintang saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (3/11) membenarkan menghilangnya tabloid C&R edisi terbaru itu. Menurut dia, edisi terbaru itu didistribusikan ke pasar pada Selasa siang.

“Tapi, keterangan dari agen, ada orang berpakaian polisi yang memborong. Ini seperti kasus Tempo yang dulu itu,” kata Ilham.

Ilham juga mendapat informasi dari sejumlah anggota DPR yang ingin membeli tabloid itu. “Mereka mengaku tidak menemukannya dan penjual bilang tabloid habis,” ujar Ilham.

Menurut Ilham, tabloid edisi ini mengulas mengenai kasus-kasus perselingkuhan anggota DPR yang dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK). Pihaknya kemudian melakukan investigasi terkait kasus politisi N yang memiliki skandal seks di Bandung.

Kasus politisi N ini dilaporkan oleh perempuan berinisial D ke sebuah Polsek di Bandung. Namun, penelusuran C&R, kasus ini tiba-tiba menghilang saat kasusnya dilimpahkan ke Polres. Detikcom

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…