Rabu, 3 November 2010 10:11 WIB News Share :

SBY minta pengungsi tak kembali ke rumah dulu

Jogja–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau kepada para pengungsi Gunung Merapi untuk tidak kembali ke rumahnya dulu hingga kondisi Merapi kembali normal.

“Ini untuk keselamatan bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, mengingat saat ini masih ada letusan di Merapi meski dengan ukuran tidak besar,” kata Presiden SBY saat mengunjungi posko pengungsian di Kelurahan Purwobinangun, Jogja Rabu (3/11).

Presiden SBY juga berjanji kepada para pengungsi bahwa pemerintah akan membantu perbaikan rumah milik warga yang hancur akibat awan panas. “Kerusakan karena awan panas nanti pemerintah akan bantu perbaikannya, tapi untuk saat ini bapak-bapak ibu-ibu tinggal di pengungsian dulu,” ujarnya.

SBY meminta kepada warga Merapi untuk sabar menghadapi bencana yang saat ini terjadi. “Insya Allah semuanya akan kembali normal lagi dan bapak-bapak bisa kembali lagi,” ujar Presiden.

Menyertai Presiden dalam kunjungan ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri ESDM Darwin Z Saleh, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendiknas M Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, Kepala Badan Pertanahan Nasional Djoyo Winoto, dan Kepala BNPB Syamsul Maarif.

Rencananya, dari posko Purwobinangun, SBY dan rombongan akan menuju Posko Utama Penanggulangan Bencana Merapi yang masih berada di kawasan Pakem. Di posko ini, Presiden juga akan mendengarkan paparan Gubernur DIY. Presiden kemudian meneruskan peninjauannya ke posko di Desa Dompol, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Sebelum kembali ke Jakarta, melalui Semarang, Presiden terlebih dahulu akan bertemu Bupati Klaten di Pendopo Kabupaten Klaten.

Letusan Merapi kali ini sudah menewaskan 38 warga, termasuk si juru kunci Merapi Mbah Maridjan dan rekan kami Yuniawan Wahyu Nugroho.

vivanews/rif

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…