Foto: Hery Winarno/detikcom Foto: Hery Winarno/detikcom
Rabu, 3 November 2010 08:24 WIB News Share :

Posko kesehatan dadakan Demokrat sambut SBY di pengungsian Merapi

Sleman–Presiden SBY dijadwalkan mengunjungi pengungsian Gunung Merapi, di Desa Purwobinangun, Pakem, Sleman, DIY, pukul 08.00 WIB. Di pintu gerbang pengungsian sudah tampak posko kesehatan Partai Demokrat lengkap dengan petugas yang menggunakan atribut serba biru.

Namun demikian, menurut salah satu mahasiswa relawan posko kesehatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), posko itu baru didirikan semalam.

“Itu baru Mas, baru semalam. Kita yang dari awal duluan. Kita ini sing baurekso,”  kata mahasiswa yang tidak mau disebutkan namanya itu, Rabu (3/11).

Posko FKIK berada tepat di sebelah posko Partai Demokrat. Posko ‘dadakan’ itu terdapat tenda ukuran 15 x 5 meter dengan spanduk bertulis ‘Divisi Tanggap Darurat’. Meski tidak ada bendera partai, namun atribut rompi dan topi bertulis ‘SBY’ dan ‘Demokrat’ tampak cukup mencolok. Posko itu dijaga oleh 5 orang petugas dengan beberapa dokter.

Jalan Kinclong

Sementara itu, menjelang kedatangan SBY, jalan menuju barak dan tenda pengungsi yang mengambil tempat di SD Tawangharjo, tampak kinclong. Jalan yang sebelumnya becek karena tumpahan air dari penampungan tidak terlihat lagi. Sampah-sampah pun hilang dari pandangan mata.

Warga juga sudah dikondisikan untuk menyambut Presiden. Para orang tua sudah duduk di bawah tenda dengan beralas tikar. Siswa SD Tawangharjo juga sudah dibariskan dan diberi bendera kecil untuk menyambut kedatangan Presiden.

Sementara itu, pengamanan di sekitar lokasi tidak terlalu ketat. Di Jl Watuadeg, jalan desa menuju lokasi pengungsian, tampak hanya beberapa personel TNI tak bersenjata. Namun di depan pintu gerbang pengungsian, sudah tampak empat personel pengaman presiden lengkap dengan alat metal detector.

Setiap warga yang melintas diperiksa barang bawaannya, dan ada juga yang diperiksa anggota badannya.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
CV.Indra Daya Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…