Rabu, 3 November 2010 20:15 WIB News Share :

Mbah Rono
Luncuran awan panas tiga kali lebih kuat

Jogja--Awan panas yang muncul dari erupsi Gunung Merapi pada sepanjang hari ini tercatat yang terbesar. Bahkan kekuatan luncurannya tiga kali lebih besar dibandingkan yang terjadi pada pekan lalu.

Demikian papar Dr Surono, Kepala Pusat Vulkonologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Rabu (3/11).

Paparan dia sampaikan di Kantor Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian DIY, Jl Cendana, Jogja.

“Ini awan panas terbesar selama erupsi Merapi. Kekuatannya tiga kali dari pada yang terjadi pada 26 Oktober,” ujar Surono.

Berikut catatan mengenai kronologi erupsi yang dipaparkannya;

11.11 WIB, muncul luncuran awan panas selama dua menit.
13.27-13.30 WIB, terjadi dua kali gempa vulkanik.
14.00-14.03 WIB, guguran material dari puncak Merapi.
14.04-14.27 WIB, luncuran awan panas selama lima menit dengan jarak jangkauan diperkirakan sampai 10km.
14.44 WIB, luncuran awan panas selama 1,5 jam
15.15 WIB, terjadi lagi erupsi
16.05 WIB, radius jarak aman diputuskan diperluas dari 10 km menjadi 15 km.

“Semula 14 km, tetapi setelah laporan rumah terbakar di Kepuharjo dan Cangkringan maka ditambah jadi 15 km,” jelas pria yang dipanggil Mbah Rono oleh Presiden SBY ini.

16.23 WIB, awan panas mulai mereda
17.30 WIB, luncuran awan panas mencapai 9 km dan menuju ke arah Kali Gendol.
18.01 WIB, awan panas masih keluar dari puncak Merapi

“Kemungkinan awan panas ini akan terus terjadi. Pengungsi baru bisa kembali ke Kepuharjo setelah aktivitas Merapi mereda,” sambung Surono.

Seperti dilansir detikcom, awan panas saat ini sudah mencapai Merapi Golf. Jarak padang golf itu dari puncak Merapi kurang dari 10 km.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

Sibuk Main Ponsel, Perempuan Ini Jatuh dari Jembatan Penyeberangan

Sebuah kisah tragis menimpa perempuan Tiongkok yang terlalu sibuk bermain ponsel saat berada di jembatan penyeberangan. Solopos.com, SUZHOU – Penggunaan ponsel yang berlebihan bisa berbahaya. Hal ini terbukti pada perempuan asal Kota Anhui, Shuzou, Tiongkok. Perempuan yang tak diungkap identitasnya…