Rabu, 3 November 2010 21:30 WIB Boyolali Share :

Karyawan Kecamatan Cepogo belum gajian

Boyolali (Espos)–Para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup kantor Kecamatan Cepogo hingga saat ini belum gajian.

Hal itu menyusul belum adanya kepastian tentang uang pengganti gaji yang hilang karena gendam.

Camat Cepogo, Binasih  mengakui, hingga saat ini pihaknya belum ada solusi guna mengganti gaji yang hilang. Persoalan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Polisi sudah meminta keterangan sejumlah saksi, utamanya saksi korban, Slamet Suwarno yang juga bendahara kantor kecamatan setempat.

‘’Persoalan tersebut juga sudah kami laporkan kepada Bupati Boyolali, Seno Samodro,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/11).

Hanya saja, hingga kini juga belum ada petunjuk lebih lanjut. Pihaknya secara pribadi juga sudah memanggil korban untuk diminta penjelasan terkait aksi gendam yang dialaminya.

Dia menceritakan kronologis kejadian sejak awal hingga akhir. Korban juga menyatakan bersedia mengembalikan seluruh gaji sebesar Rp 65 juta yang hilang karena gendam.

fid

lowongan pekerjaan
KLINIK BERSALIN UTAMA RB. DR. JOHAN, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…