Rabu, 3 November 2010 07:53 WIB News Share :

Hilang di pasaran, C&R 'Skandal Seks Wakil Rakyat' dicetak ulang

Jakarta–C&R edisi Skandal Seks Wakil Rakyat tiba-tiba hilang di pasaran. Karena itu, pihak manajemen mencetak ulang tabloid edisi tersebut.

“Karena hilang di pasaran, kami semalam memutuskan untuk cetak ulang dan akan didistribusikan ke agen-agen siang ini,” kata Pemimpin Redaksi C&R, Ilham Bintang, saat dihubungi, Rabu (3/11).

Sebelumnya C&R edisi ‘panas’ ini dicetak sebanyak 75 ribu eksemplar pada Senin (1/11) malam dan didistribusikan ke agen pada Selasa (2/11) siang hari. Namun, dalam hitungan yang singkat, tabloid itu diborong orang misterius, sehingga tidak sempat dijajakan oleh agen dan loper.

“Kami cetak ulang juga sebanyak 75 ribu eksemplar. Kami distribusikan siang ini,” ujar Ilham.

Tabloid C&R yang bertarif Rp 6.000 ini mengulas tentang kasus perselingkuhan anggota DPR. C&R mengulas hal ini berdasarkan data dari Badan Kehormatan (BK) DPR yang menerima banyak laporan kasus perselingkuhan wakil rakyat.

“Dari banyak laporan itu, data yang kami dapatkan, hanya dua kasus perselingkuhan yang bisa ditindaklanjuti BK,” kata Ilham.

C&R juga melakukan investigasi di Bandung mengenai kasus skandal seks politisi Partai Demokrat berinisial N dengan perempuan berinisial D. N dilaporkan D ke sebuah polsek di Bandung terkait skandal seks itu.

Penelusuran C&R, kasus itu kemudian dilimpahkan ke Polres. “Tapi, ternyata berkas laporan itu tiba-tiba hilang,” kata Ilham.

Untuk menyeimbangkan pemberitaan mengenai N itu, C&R telah mencoba menghubungi Partai Demokrat dan N. Namun, N tidak bisa ditemui dan dihubungi untuk klarifikasi.

“Kami telah menghubungi tokoh Demokrat, Pak Subur Budhisantoso. Dan lewat Pak Subur, N siap untuk ditemui. Tapi, ternyata N tetap tidak mau ditemui,” ujar Ilham.

Tabloid C&R edisi Skandal Seks Wakil Rakyat ini bercover foto politisi N. Dia mengenakan baju warna putih-biru Partai Demokrat dan berpeci putih.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT. Jaya Sempurna Sakti, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…