Rabu, 3 November 2010 17:38 WIB Sragen Share :

Dokter palsu tipu karyawan swasta

Solo (Espos)–Seorang dokter palsu bernama Dedi Rosadi, 30, warga Handa Praja, Praja Desa, Ciamis, Jabar tega menipu ‘luar dalam’ seorang karyawan swasta berinisial S, 21, beberapa waktu lalu.

Selama menjalankan aksinya, tersangka mengenalkan diri sebagai seorang dokter yang memiliki ID Card resmi dan berpraktik di sebuah rumah sakit di kawasan Solo.

Menurut Kasubag Humas, AKP Edi Wibowo mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Nana Sudjana sejak beberapa bulan terakhir, antara korban dengan tersangka saling kenal satu sama lain.

Di mana, perkenalan tersebut berlangsung di sebuah Plaza di Palur. Dalam perkenalan itu, tersangka Dedy memperkenalkan diri sebagai seorang dokter.

Seiring berkembangnya waktu, mereka berdua memiliki rasa suka satu sama lain. Hingga akhirnya, keduanya menjalin hubungan harmonis, termasuk di antaranya berhubungan badan.

Kali terakhir, keduanya melakukan hubungan badan di sebuah Hotel di Tirtonadi Solo tanggal 18 Oktober 2010. Setelah berhasil meniduri korban, tersangka mengambil sebuah HP Nokia dan uang senilai Rp 500.000.

“Setelah berhubungan badan, esok harinya korban mandi. Saat mandi itulah, tersangka mengambil barang-barang berharga milik korban. Di waktu sebelumnya, tersangka juga meminta¬† perhiasan (kalung-red) seberat 3 gram milik korban untuk diganti yang lebih besar dikemudian hari,” tegas dia saat ditemui wartawan di kompleks Polresta Solo, Rabu (3/11).

pso

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…