Rabu, 3 November 2010 11:07 WIB News Share :

Dilaporkan tewas, sejumlah korban tsunami Mentawai ditemukan hidup

Jakarta–Data korban tewas maupun luka akibat gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, mengalami perubahan. Sejumlah nama yang sebelumnya dilaporkan tewas ternyata masih hidup.

Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Bencana dan Bantuan Sosial, Andi Arief, dalam pesan singkatnya, Rabu (3/11). “Beberapa korban yang dilaporkan wafat, ternyata ditemukan hidup. Jumlahnya sekitar 22 orang,” kata Andi.

Andi menambahkan, data terakhir mengenai korban tsunami di Mentawai yang diterimanya dari Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat adalah 428 orang meninggal dan 74 orang hilang.

“Untuk korban luka berat sebanyak 173 oran dan 325 orang luka ringan. Jumlah pengungsi dilaporkan sebanyak 15.097 orang,” ungkap Andi.

Gempa 7,2 SR yang disusul dengan gelombang tsunami menghantam Kepulauan Mentawai 25 Oktober lalu. Namun kejadian tersebut baru diketahui banyak pihak keesokan harinya.

Gelombang tsunami memporak-porandakan sejumlah kawasan di Kabupaten Mentawai. Bahkan beberapa desa di kawasan Pagai Selatan dan Barat rata dengan tanah.

Sampai saat ini bantuan untuk para korban terus mengalir dari berbagai pihak. Sayangnya penyaluran bantuan, khususnya ke pulau-pulau kecil, belum sepenuhnya bisa dilakukan. Kondisi cuaca yang buruk kerap menjadi kendala tim SAR dan petugas lainnya menyalurkan bantuan.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
PT.Swadharma Sarana Informatika, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…