Rabu, 3 November 2010 15:35 WIB Klaten Share :

Dentuman keras kembali terdengar dari Merapi

Klaten (Espos) –– Dentuman keras dari lereng Merapi kembali terdengar di sejumlah rumah warga di Desa Sidorejo Kemalang, Rabu (3/11).

Bahkan, sejumlah warga yang merumput langsung berlarian dan turun ke bawah mengungsi. Kondisi tersebut diprediksi bakal kembali menimbulkan letusan dahsyat dari Merapi.

“Semua warga di sini ( Desa Sidorejo-red) mendengar dentuman keras dari puncak Merapi. Saat ini warga turun ke bawah,” kata Koordinator Paguyuban Siaga (Pasag) Merapi, Sukiman kepada Espos, Rabu (3/11).

Dari pantauannya selama ini, tambah Sukiman, memang aktivitas Merapi tak nampak dari mata. Sebab, puncak Merapi masih tertutup kabut tebal.

Namun, lanjutnya, kondisi tersebut jutsru dinilai membahayakan sebab segala aktivitas tak bisa terpantau sejak dini.

“Apalagi jika hujan terus mengguyur, ini akan membahayakan. Sebab, bisa menimbulkan banjir lahar dingin,” imbuhnya.

Dia memprediksikan, letusan Gunung Merapi masih bakal kembali terjadi. Bahkan, dari pantauan seismograf di Desa Sidorejo, diketahui terjadi belasan getaran di desanya.

“Getaran itu terjadi setelah terdengar dentuman dari Merapi. Warga benar-benar panik dan meninggalkan pos ronda,” ujarnya.
Dentuman keras terjadi sejak siang hari sekitar pukul 11.00 WIB. “Kami saat ini membutuhkan kesiapan kendaraan yang kapan-kapan siap mengevakuasi warga jika letusan lebih besar terjadi,” pungkasnya.

asa

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
”Akad” Populer karena Berbeda

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Sabtu (14/10/2017). Esai ini karya Romensy Augustino, mahasiswa Jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Solo. Alamat e-mail penulis adalah romensyetno@yahoo.com. Solopos.com, SOLO – -Youtube adalah salah satu media sosial yang menjadi rujukan…