Rabu, 3 November 2010 09:32 WIB Solo Share :

BST, Pemkot siapkan selter portable

Solo (Espos)–Pembangunan selter Batik Solo Trans (BST) di sejumlah titik di wilayah Kota Solo hingga kini masih menemui banyak kendala. Beberapa di antaranya adalah kondisi di lokasi pembangunan selter hingga adanya penolakan dari masyarakat sekitar. Untuk mensiasati persoalan itu, Pemerintah Kota (Pemkot), melalui Perum Damri, akhirnya memutuskan untuk memasang selter portable.

Hal tersebut diakui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Sri Indarjo ketika dimintai konfirmasi wartawan, Rabu (3/11). “Sampai saat ini masih banyak kendala terkait pembangunan selter permanen, sehingga diputuskan akan dipasang selter portable di beberapa titik yang saat ini belum tersedia selternya,” ungkap Indarjo.

Dijelaskan Indarjo, pemasangan selter portable tersebut akan dilakukan oleh Perum Damri termasuk untuk biaya pemasangan. “Tahap awal ini ada sekitar empat selter portable yang akan dipasang yaitu di Palur, Panggung, Sangkrah dan depan Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu. Setidaknya saat ini ada dua hingga tiga selter portable yang mulai dipasang, antara lain yang di depan RS Kasih Ibu dan Sangkrah,” terangnya.

Seperti diketahui, Pemkot Solo dalam mengoperasikan BST berencana membangun 51 selter di sejumlah titik di Kota Bengawan. Saat ini baru terealisasi 24 shelter di titik yang berbeda.

sry

lowongan pekerjaan
PT. INDUKTURINDO UTAMA, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…