Selasa, 2 November 2010 09:31 WIB Klaten Share :

Wedhus gembel muncul delapan kali, warga Kemalang nekad merumput

Klaten (Espos)–Awan panas atau wedhus gembel disertai guguran material vulkanik pada hari ini, Selasa (2/11) terhitung mulai sekitar pukul 06.30 WIB hingga pukul 07.30 WIB telah muncul delapan kali. Meski demikian beberapa pengungsi di Keputran, Kecamatan Kemalang, Klaten nekad pulang untuk merawat ternak dan merumput.

Berdasarkan pengamatan Espos di lokasi pengungsian yakni di Keputran, beberapa warga tersebut kembali ke rumah mereka yakni di desa Sidorejo, Tegalmulyo dan Kendalsari untuk merawat ternak dan merumput.

Koordinator Paguyuban Siaga Gunung Merapi, Sukiman mengatakan berdasarkan pengamatan di Keputran, wedhus gembel muncul sebanyak delapan kali. “Meski demikian angin membawanya ke arah Timur sehingga wilayah Kemalang aman,” ucapnya.

Sementara, Sukiman menambahkan guguran matererial vulkanik mengarah ke Kali Gendol Sleman.

mkd

lowongan pekerjaan
4 orang Penerjemah fasih berbahasa mandarin & 2 orang Sopir, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Eropa pun Galau Ihwal Media Sosial

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Ahmad Djauhar, Ketua Dewan Redaksi Harian Solopos dan Wakil Ketua Dewan Pers. Alamat e-mail penulis adalah djauhar@bisnis.com. Solopos.com, SOLO — Kegalauan ihwal media sosial kini melanda hampir seluruh negara di…