Selasa, 2 November 2010 21:24 WIB Boyolali Share :

Seorang pengungsi meninggal

Boyolali (Espos)--Satu orang pengungsi di Selo meninggal dunia. Wakini, 75, warga Dukuh Sumber, Desa Klakah meninggal dunia di rumahnya, Selasa, karena menderita sesak nafas.

Wakini sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Selo. Namun karena kondisi Wakini harus dirujuk ke RSU Muntilan. Tetapi, saat akan dirujuk, pihak keluarga menolak karena ketiadaan biaya perawatan.

“Akhirnya keluarga meminta pulang paksa dan kami antar ke rumah. Tetapi diperjalanan sudah meninggal dunia,” ujar tim relawan dari PMI Boyolali Teguh Widodo yang mendampingi korban pulang ke rumah.

Terpisah, Bupati Boyolali Seno Samodro mengakui masih minimnya fasilitas MCK bagi para pengungsi. Pihak Pemkab, jelas Bupati, telah mengajukan bantuan ke Pemprov Jateng untuk mendatangkan MCK Portabel.

Sembari menunggu bantuan, jelas Bupati, pihaknya telah meminta pihak terkait membuat MCK sederhana.

“Sedang logistik dijamin cukup. Kami sudah menginstruksikan belanja kebutuhan logistik bagi pengungsi untuk persediaan hingga dua pekan ke depan,” ujarnya kepada wartawan disela-sela peninjauan pengungsi di Lapangan Samiran, Selo, Selasa.

fid

lowongan pekerjaan
CV. HORISON, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Masyarakat Tertutup Era Keterbukaan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (9/10/2017). Esai ini karya Ichwan Prasetyo, jurnalis Solopos. Alamat e-mail penulis adalah ichwan.prasetyo@solopos.co.id. Solopos.com, SOLO–Masyarakat tertutup mempertahankan keberadaannya melalui ketaatan mutlak kepada perintah yang diyakini benar, terlepas dari apakah kebenaran itu sudah diuji…