Selasa, 2 November 2010 02:31 WIB Klaten Share :

Satkorlak PB Merapi Klaten siapkan 2 lokasi pengungsian

Klaten (Espos)–Satuan Koordinasi Penanggulangan Bencana (Satkorlak PB) Merapi Kabupaten Klaten menyiapkan dua lokasi pengungsian untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pelebaran kawasan rawan bencana (KRB) letusan Gunung Merapi.

Koordinator Satkorlak PB Merapi Klaten, Joko Rukminto kepada Espos, Minggu (31/10) petang, mengatakan dua lokasi itu berada di Balaidesa Kepurun, Kecamatan Manisrenggo dan Ngemplak Seneng, Kecamatan Kemalang.

“Dua lokasi itu pernah menjadi lokasi pengungsian warga saat letusan Merapi pada 2006 silam. Di sana tidak perlu mendirikan tenda, cukup menggunakan gedung balaidesa dan sejumlah sekolah di sekitarnya,” urai Joko Rukminto yang sekaligus menjabat sebagai Kabid Potensi Linmas pada Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbangpol dan Linmas) Pemkab Klaten.

Joko menjelaskan dua lokasi tersebut disiapkan guna mengantisipasi wacana pelebaran KRB di lereng Gunung Merapi.

Dia mengemukakan saat ini sebanyak empat desa di Kecamatan Kemalang masuk dalam KRB III lantaran hanya berjarak kurang dari 10 km dari puncak Merapi. Keempat desa itu adalah Sidomulyo, Balerante, Tegalmulyo, dan Kendalsari.

“Kalau KRB dilebarkan otomatis semakin banyak warga yang akan diungsikan. Untuk itu, kami menyiapkan dua lokasi itu untuk menampung mereka,” tandas Joko.

mkd

lowongan pekerjaan
PT. Lemindo Abadi Jaya, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Mengenang (Pendidikan) Guru

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (24/11/2017). Esai ini karya Bandung Mawardi, kuncen Bilik Literasi. Alamat e-mail penulis adalah bandungmawardi@gmail.com. Solopos.com, SOLO–Pada akhir abad XIX orang-orang Jawa mulai memiliki cita-cita baru. Sekian orang ingin menjadi guru seperti tuan kulit…