Selasa, 2 November 2010 17:02 WIB Sragen Share :

Penggilingan beras liar bakal ditertibkan

Sragen (Espos)--Pengusaha jasa penggilingan beras (rice mill) keliling antardesa akan ditertibkan tim gabungan, lantaran kendaraan tersebut tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan.

Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Pelayanan Terpadu (BPT), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kesehatan dan Polres menggelar rapat persiapan penertiban penggilingan beras itu pada akhir Oktober lalu.

Menurut Kabid Kominfo Dishubkominfo Sragen Purwadi yang didampingi Kabag Humas Harjuno Toto kepada wartawan, Selasa (2/11), menerangkan dilihat dari segi fisikaanya, kendaraan bermotor harus mempunyai nomor kendaraan yang tercatat dalam surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Selain itu, kata dia, kendaraan itu juga memenuhi persyaratan tehnis dan laik jalan yang dibuktikan dengan buku dan tanda uji yang dibawa setiap kendaraan. Menurut dia, belakangan banyak kendaraan yang diubah bentuk untuk usaha jasa rice mill keliling dan banyak beroperasi secara liar di wilayah Kabupaten Sragen.

“Kepastian waktu penertiban masih menunggu hasil koordinasi,” ujarnya.

trh

lowongan pekerjaan
ADMINISTRASI & KEUANGAN BISNIS, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Perempuan Melawan Pelecehan Seksual

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa (16/01/2018). Esai ini karya Evy Sofia, alumnus Magister Sains Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. Alamat e-mail penulis adalah evysofia2008@gmail.com.  Solopos.com, SOLO—Empathy is seeing with the eyes of another, listening with the ears of another,…