Selasa, 2 November 2010 22:24 WIB Klaten Share :

Merapi keluarkan lava dengan volume kecil

Klaten — Puncak Merapi mengeluarkan lava pijar berwarna kemerahan. Namun volumenya terhitung kecil dan belum dinyatakan berbahaya. Meski demikian warga diminta untuk tetap waspada.

Aliran lava pijar muncul sejak pukul 20.00 WIB, Selasa (2/11). Guguran lava pijar ini mengalir ke arah Timur atau ke arah Kali Gendol, Klaten.

“Guguran lava pijar sedikit demi sedikit dengan volume kecil mengalir ke Kali Gendol. Harap waspada, sekali lagi harap waspada. Walaupun masih terpantau aman,” ujar salah seorang operator pemantau aktivitas Merapi di pos pemantauan Balairante, Sleman.

Menurut petugas, guguran lava pijar ini tidak terlalu berbahaya jika volumenya kecil. “Volumenya masih kecil masih aman. Kemungkinan mengalirnya ke Klaten, Jawa Tengah,” demikian penjelaskan operator radio.

Tak lama dari radio komunikasi yang dia bawa terdengar bunyi seismograf yang menandakan Merapi sedang beraktivitas. Keluarnya lava pijar ini disertai bunyi gemuruh yang sangat keras dari guguran batu yang juga menuju ke Kali Gendong.

Berdasar pantuan reporter detikcom dari Posko Pakem, Sleman, aktivitas tersebut tidak diikuti dengan munculnya awan panas dari puncak Merapi.

dtc/tya

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Wacana Lama Densus Antikorupsi

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (20/10/2017. Esai ini karya Hafid Zakariya, Ketua Program Studi Ilmu Hukum di Universita Islam Batik (Uniba) Solo. Alamat e-mail penulis adalah hafidzakariya@gmail.com. Solopos.com, SOLO — Rencana pembentukan Detasemen Khusus Antikorupsi yang digulirkan kembali oleh…