Selasa, 2 November 2010 19:10 WIB Haji Share :

Masih diinvestigasi mengapa jemaah hamil bisa haji

Jakarta--Peristiwa seorang jemaah calon haji (Calhaj) Indonesia melahirkan di Madinah sungguh mengagetkan. Saat ini masih dilakukan investigasi mengapa si ibu hamil tersebut bisa lolos naik haji.

“Istilah kecolongan saya tidak bisa komentar. Yang bisa saya lakukan saya konfirmasi dengan teman-teman di Tanah Air,” kata Wakadaker Bidang Kesehatan Madinah Mawardi Edi di Balai Pengobatan Haji Indonesia Madinah (BPHI), Selasa (2/11).

Jemaah haji asal Mataram, Fitri Prihartini Tohri melahirkan di RS Safa Madinah, Senin (1/11) pukul 15.30 waktu Arab Saudi kemarin.

Bayi yang dilahirkan jemaah dari kloter 42 embarkasi Surabaya itu  berjenis kelamin laki-laki dengan berat 2,8 kilogram (kg). Saat ini Fitri dan bayinya dirawat di BPHI Madinah.

Mengenai ketentuan orang hamil tidak diperkenankan naik haji, Edi menjelaskan, tidak semua orang hamil dilarang berangkat haji. Seorang ibu yang kandungannya berusia 13-26 minggu boleh berangkat haji. Dengan usia kehamilan itu, masih aman bagi ibu untuk naik haji.

Informasi yang diterima Edi, usia kandungan Fitri adalah 7 bulan. Namun untuk menentukan apakah Fitri melanggar aturan soal naik haji masih akan diteliti. Menurut Edi, ada banyak faktor yang mempengaruhi keakuratan usia kandungan seseorang.

“Tujuh bulannya itu kita tidak tahu memasuki minggu ke berapa.  Yang penting saat ini kondisi ibu dan bayi sehat,” kata Edi.

Kepala BPHI Madinah dr Subagyo menyatakan pihaknya masih akan meneliti mengenai kasus jemaah melahirkan. Namun yang pasti BPHI siap memberikan pelayanan kesehatan terhadap ibu dan anaknya tersebut.

“Akan diinvestigasi dulu (soal mengapa bisa lolos naik haji). Kalau dari sisi kita sekarang, kita siap memback up dari sisi kesehatan,” kata Subagyo.

dtc/nad

lowongan pekerjaan
STAFF SURVEY,MARKETING,SPG,SPB, informasi selengkapnya KLIK DISINI
Loading...

Kolom

GAGASAN
Ketika Uang Tunai Terpinggirkan

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Senin (16/10/2017). Esai ini karya Riwi Sumantyo, dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret. Alamat e-mail penulis adalah riwi_s@yahoo.com. Solopos.com, SOLO — Perkembangan teknologi digital yang super cepat mengubah banyak hal, baik di…