Foto: Eatingwell.com Foto: Eatingwell.com
Selasa, 2 November 2010 08:58 WIB Kesehatan Share :

Kedelai memicu kanker?

Foto: Eatingwell.com

Foto: Eatingwell.com

Jakarta--Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan lain dari kedelai ternyata tidak hanya menjadi sumber vitamin E. Riset juga membuktikan kedelai juga bisa menjadi pencegah kanker. Apa saja khasiat dahsyat kedelai ini?

Banyak penelitian menemukan kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mampu mencegah kanker, khususnya kanker payudara. Mengapa demikian? Ternyata kedelai mengandung senyawa bernama isoflavon yang berperan sebagai estrogen ketika berada di dalam tubuh.

Sementara orang mempercayai kedelaiĀ  bisa memicu kanker. Berdasarkan penelitian isoflavon yang ada pada kedelai justru memiliki pengaruh yang baik untuk tubuh selama di konsumsi dalam jumlah yang tepat. Di tahun 2008, the British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atauĀ  makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Ditahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali.

Mengkonsumsi kedelai sejak remaja secara teratur akan bermanfaat saat tua nanti. “Studi ini menunjukkan bahwa asupan kedelai tinggi dapat mengurangi risiko kanker payudara,” terang Wei Zheng, MD, Ph.D., profesor dan kepala, Divisi Epidemiologi di Vanderbilt University seperti diberitakan detikFood, Senin (1/1).

Menurut Wei Zheng, ketika tingkat estrogen dalam tubuh tinggi, isoflavon dalam kedelai tidak akan merusak estrogen alami dalam tubuh yang bisa menyebabkan kanker payudara. Ketika wanita memasuki masa menopouse, isoflavon bertindak sebagai estrogen di dalam tubuh meskipun tidak lah kuat. “Sehingga dengan kata lain, mengkonsumsi kedelai dan makanan keturunannya tidak akan menyebabkan resiko kanker payudara jadi meningkat.” tutup Wei Zheng.

dtc/tiw

lowongan pekerjaan
SUMBER BARU BEJEKI, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Ada Kabar Hoaks Apa Hari Ini?

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Kamis (04/01/2018). Esai ini karya Yessita Dewi, penulis cerita pendek dan aktif di Buletin Sastra Pawon. Alamat e-mail penulis adalah yessitadewi@gmail.com. Solopos.com, SOLO—Tung! Tung! Tung! Notifikasi telepon pintar saya berbunyi. Fungsinya sama dengan kentungan,…