Senin, 1 November 2010 13:00 WIB Hukum Share :

Polisi belum jadwalkan pemeriksaan jaksa Cirus

Jakarta–Polisi belum menjadwalkan secara pasti pemeriksaan terhadap Cirus Sinaga, Ketua Tim Jaksa Peneliti Kasus Gayus Tambunan.

Kejaksaan Agung melaporkan Cirus dan bekas pengacara Gayus, Haposan Hutagalung, atas dugaan pemalsuan dokumen rencana tuntutan (Rentut) terhadap Gayus, bekas staf Ditejn Pajak Kementerian Keuangan saat menjadi terdakwa kasus penggelapan pajak di PN Tangerang, Banten.

“Bareskrim sudah menyusun langkah-langkah,” kata Kabareskrim Polri Komjen Ito Sumardi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (1/11).

Kepolisian, kata Ito, telah menerima 10 saksi yang diajukan Kejaksaan Agung. Sedangkan Cirus Sinaga dan mantan pengacara Gayus, Haposan Hutagalung diajukan sebagai terlapor oleh Kejaksaan.

Ito menambahkan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan Kejaksaan tersebut.

“Nanti dari pemeriksaan tersebut kita lihat arah pasalnya kemana. Kemarin ada 10 saksi yang diajukan,” kata Ito.

Dia mengharapkan dalam penyelesaian kasus ini ada kerja sama yang baik antara Kejaksaan Agung dengan Polri.

Cirus diduga terkait dengan bocornya rencana tuntutan (Rentut)terhadap Gayus Halomoan Tambunan, bekas pegawai Ditjen Pajak, Kementerian Keuangan, saat menjadi terdakwa kasus penggelapan pajak di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, awal tahun ini.

Gayus baru-baru ini mengungkapkan dia harus merogoh kocek hingga Rp 1 miliar untuk “membeli” dua rentut yang menurut dia dibocorkan oleh Haposan dari kantor Pidana Umum Kejaksaan Agung. Rentut pertama berisi tuntutan satu tahun penjara. Setelah mengeluarkan lagi uang sekitar Rp 500 juta, Gayus mendapatkan Rentut kedua dengan tuntutan satu tahun percobaan.

inilah/rif

lowongan pekerjaan
Penerbit Ziyad Visi Media, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Kolom

GAGASAN
Bersama Rakyat Awasi Pemilu

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Jumat (05/01/2018). Esai ini karya Ahmad Halim, Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Administrasi Jakarta Utara. Alamat e-mail penulis adalah ah181084@gmail.com Solopos.com, SOLO–Pemberlakuan UU No. 7/2017 tentang Pemilihan Umum (gabungan UU No. 8/2012, UU…